Rabu, 09 Januari 2013

Perencanaan Evaluasi



         Dalam hal ini, evaluasi merupakan dimensi penting dari pendidikan.  Evaluasi
program pendidikan dapat dikatakan sebagai proses monitoring dan penyesuaian yang
dikehendaki oleh para evaluator dalam menentukan atau meningkatkan kualitas
pendidikan.  Evaluasi menunjukkan seberapa baik program pendidikan berjalan dan
menyediakan cara untuk memperbaikinya.
Mengacu pada konsep manajemen, proses evaluasi pendidikan dapat dibagi
menjadi tiga bagian utama: Perencanaan (Planning), Implementasi (Implementing),
dan Evaluasi (Evaluating).  Jadi dalam proses ini kita mulai dengan merencanakan
evaluasi, mengimplementasikan evaluasi, dan mengevaluasi evaluasi.  Kita perlu
merencanakan dan melaksanakan evaluasi secara sistematis dengan cara                 
(a) mengidentifikasi kebutuhan, (b) memilih strategi yang tepat dari berbagai
alternatif, (c) memonitor perubahan yang muncul, dan (d) mengukur dampak dari
perubahan tersebut.  Mengevaluasi evaluasi berarti bahwa evaluasi itu hendaknya
memang harus dievaluasi (meta-evaluation).
Jelas bahwa proses perencanaan evaluasi merupakan bagian yang paling
penting dalam proses evaluasi secara keseluruhan.  Kita harus memiliki perencanaan
evaluasi yang baik sebelum hal tersebut diimplementasikan.  Dengan  perencanaan
yang baik, diharapkan bahwa implementasi evaluasi akan berjalan lancar sesuai
dengan tujuan yang ingin dicapai.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam merencanakan suatu evaluasi,
yaitu (1)  menentukan tujuan evaluasi, merumuskan masalah,  (2)  menentukan jenis
data, (3) menentukan sampel evaluasi, (4) menentukan model evaluasi sesuai dengan
tujuan evaluasi, (5) menentukan alat evaluasi, (6) merencanakan personal evaluasi,
(7) merencanakan anggaran, dan (8) merencanakan jadwal kegiatan. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar